Saturday, September 8, 2012

Berolahraga Bantu Lonjakkan Prestasi Akademik



Semua orang tahu olahraga merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Tapi apakah Anda tahu bahwa olahraga sangat berguna untuk otak kita? Yuk, telisik lebih jauh manfaat olahraga selain untuk kebugaran tubuh.

Olahraga itu menyehatkan, tentu saja. Baik dari segi fisik maupun mental. Olahraga rutin membuat badan bugar serta jadi sarana relaksasi pereda stres. Tapi banyak dari kita yang belum membiasakan olahraga secara rutin. Entah karena alasan kesibukan, ataupun alasan lain.


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Kirsten Hotting, PhD dari University of Hamburg, Jerman mengemukakan bahwa pria paruh baya dan wanita yang bersepeda atau melakukan peregangan rutin dan koordinasi selama dua jam seminggu selama enam bulan, memiliki perbaikan dalam memori dan kemampuan berpikir lainnya.

Para ahli mengatakan, pada orang dewasa yang berusia lanjut, daerah otak yang berhubungan dengan memori (hippocampus) akan cenderung menyusut. Penelitian sebelumnya juga telah menemukan bahwa daerah otak yang disebut hippocampus dapat kembali tumbuh dan berkembang setelah mereka mulai melakukan aktivitas fisik. Pertumbuhan ini biasanya disertai peningkatan fungsi memori.

Dalam risetnya, Hotting melakukan penelitian terhadap pria dan wanita dewasa aktif berusia sekitar 40-56 tahun. Sebelum melakukan olahraga setiap relawan diwajibkan menjalani tes kebugaran jantung. Olahraga yang dilakukan pun sekedar olahraga ringan seperti peregangan dan bersepeda.

Hotting mengatakan pelatihan atau koordinasi peregangan dimulai dengan tahap pemanasan singkat, diikuti dengan peregangan dan penguatan otot-otot utama dari tubuh secara keseluruhan. Proses tersebut berlangsung satu jam selama dua kali dalam seminggu. Diikutsertakan juga 18 orang yang tidak aktif secara fisik sebagai pembanding.

"Latihan koordinasi didefinisikan sebagai latihan keseimbangan, gerakan kompleks dari lengan dan kaki, dan sebagainya. Kemudian latihan diakhiri dengan beberapa latihan relaksasi," imbuhnya.

Sebelum dan sesudah penelitian, diukur juga mengenai tingkat memori dan kemampuan berpikir lainnya. Hasil penelitian menunjukkan, kelompok bersepeda mengalami peningkatan kebugaran jantung sebesar 15 persen. Sementara kelompok yang melakukan peregangan dan tidak aktif tidak memiliki perubahan yang signifikan dalam kebugaran mereka.

Senada dengan Hotting, berdasarkan penelitian yang dipimpin oleh Dr Mark Davis. Olahraga secara teratur juga mampu ‘membugarkan’ otak. Sebagai contoh olahraga treadmill. Olahraga jenis ini dapat mendorong sel-sel otak menjadi lebih kuat dan lebih muda. Energi otak meningkat, sehingga mampu bekerja lebih cepat dan efisien. Hal ini disampaikan Dr Mark Davis dalam dailymail. Penelitian ini juga sudah diterbitkan dalam The Journal of Applied Physiology.

Karena bermanfaat pada kebugaran otak, olahraga juga mampu membantu prestasi akademik. Olahraga meningkatkan aliran darah ke otak. Selain itu, gerakan otot tubuh juga dapat merangsang produksi hormon-hormon yang menciptakan rasa tenang. Hal itu tentunya menghasilkan konsentrasi belajar di kelas. Beberapa penelitian lain bahkan menemukan bahwa olahraga dapat membentuk saraf-saraf baru yang membuat fungsi otak meningkat.

Masih enggan atau malas berolahraga? Coba mulai dengan hal kecil dan lakukan selama 15 menit setiap hari. Bukan tidak mungkin, meski singkat namun olahraga lama-kelamaan akan menjadi kebutuhan. Selamat mencoba. (source:ecc)



0 comments:

Post a Comment