Saturday, September 8, 2012

Sering Rapat Pengaruhi Kecerdasan



Apakah Anda adalah orang yang sering melakukan rapat? Jika iya, simak yuk artikel tentang penelitian berikut ini.

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Virginia Tech Crilion Research Institute, AS, rapat secara tidak langsung mengganggu kemampuan Anda untuk berpikir sendiri.




Para peneliti ini melakukan tes IQ pada sekelompok orang yang baru saja melakukan rapat. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta tes yang mengkuti rapat memiliki nilai lebih rendah daripada peserta tes yang bekerja sendiri. Dibanding pada laki-laki, penurunan IQ lebih jelas terlihat pada perempuan.

Dalam penelitian ini pula, peserta tes dibagi menjadi kelompok kecil dan disesuaikan menurut tingkat IQ mereka. Pertama, para ilmuwan mengukur kemampuan kognitif peserta dengan dasar pemecahan masalah query. Setiap peserta melakukannya dengan baik dalam tes kognitif tersebut.

Tapi keadaan peserta berubah setelah para ilmuwan mengumumkan nilai mereka. Setelah mengetahui nilai masing-masing peserta, mereka pun diuji kembali. Di tes kognitif tahap kedua, ternyata nilai peserta tes mengalami penurunan yang signifikan.

Ilmuwan Virginia Tech Crilion Research Institute berpendapat, jika dalam suatu kelompok ada yang memiliki kinerja lebih baik, maka kemampuan kognitif kelompok lain akan menurun secara signifikan.

“Temuan kami menunjukkan bahwa rapat dapat membuat fungsi otak mati," ungkap Read Montague, pemimpin riset, seperti dilansir dalam health.kompas.com. Ia menambahkan, kinerja berpikir seseorang pun akan cenderung berkurang ketika mendapat kritik dari rekan-rekan mereka. Karena ketika melakukan interaksi kelompok dalam rapat membuat kita terkadang tidak memikirkan pendapat orang lain.

Kenneth Kishida, ilmuwan lain dari Virginia Tech Carilion Research Institute mengatakan, setiap orang perlu memahami bagaimana kerja otak khususnya dalam merespon interaksi sosial dalam rapat. Kishida juga menambahkan, perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk melihat seberapa besar pengaruh persaingan dalam sebuah kelompok belajar atau lingkungan kerja terhadap fungsi otak.

"Dengan melakukan pencitraan otak kita dapat memberikan solusi dalam mengembangkan strategi untuk orang-orang yang rentan terhadap jenis-jenis tekanan sosial," jelas Kishida. Bagaimana, apa Anda orang yang sering rapat juga? ^^(source:ecc)



0 comments:

Post a Comment