Friday, October 26, 2012

Makanan untuk Tulang Kuat




Untuk membangun tulang yang kuat, Anda membutuhkan dua nutrisi utama, yaitu kalsium dan vitamin D. Kalsium bertugas menjaga dan membentuk struktur tulang dan gigi, sedangkan vitamin D meningkatkan penyerapan kalsium dan pertumbuhan tulang. Kekurangan dua nutrisi ini akan membuat Anda berisiko tinggi terkena osteoporosis.
Orang dewasa hingga usia 50 tahun harus mendapatkan 1.000 mg kalsium dan 200 internasional unit (IU) vitamin D sehari. Sedangkan bagi orang berusia diatas 50 tahun harus mendapatkan 1.200 mg kalsium dan 400-600 IU vitamin D.



Untuk menenuhi kebutuhan tubuh Anda terhadap 2 nutrisi ini, cobalah 11 makanan untuk kesehatan tulang berikut ini:
  1. Yogurt
    Ada beberapa jenis makanan tertentu yang diperkaya dengan vitamin D seperti yogurt. Satu cangkir yogurt juga dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian Anda.
  2. Susu
    Susu merupakan sumber kalsium yang terbaik. Seperti halnya yogurt, Anda bisa pilih produk susu yang diperkaya dengan vitamin D untuk mendapatkan manfaat ganda.
  3. Keju
    Keju memang mengandung kalsium dalam kadar yang cukup tinggi. Keju juga mengandung sedikit vitamin D.
  4. Sarden
    Ikan kecil ini sering ditemukan dalam bentuk kalengan, memiliki rasa gurih yang lezat. Sarden mengandung kadar vitamin D dan kalsium yang sangat tinggi.
  5. Telur
    Telur adalah makanan yang mudah di dapat dan penyajiannya tidak terlalu sulit. Telur, terutama bagian kuningnya, mengandung 6% vitamin D dari kebutuhan harian Anda.
  6. Salmon
    Salmon dikenal memiliki kadar asam lemak Omega-3 berlimpah yang sangat baik untuk kesehatan jantung. Namun, sepotong ikan salmon juga mengandung lebih dari 100% vitamin D. Jadi konsumsilah salmon bagi kesehatan jantung Anda dan tulang Anda.
  7. Bayam
    Jika Anda tidak suka minum susu, maka bayam adalah alternatif untuk mendapatkan mendapatkan asupan kalsium. Semangkuk bayam dapat memenuhi 25% dari kebutuhan kalsium harian Anda, ditambah dengan serat, besi, dan vitamin A.
  8. Sereal
    Produk sereal tertentu mengandung 25% dari kebutuhan vitamin D harian Anda. Konsumsi sereal bisa menjadi pilihan ketika Anda tidak punya waktu untuk memasak ikan salmon atau terpapar di bawah sinar matahari.
  9. Tuna
    Tuna adalah salah satu jenis ikan yang mengandung asam lemak sehat dan merupakan sumber vitamin D. Tiga ons tuna kaleng mengandung 154 IU, atau sekitar 39% dari dosis harian vitamin D Anda.
  10. Sawi Hijau
    Seperti halnya bayam, sayur berdaun hijau ini juga penuh dengan kandungan kalsium. Semangkuk sawi mengandung lebih dari 25% kebutuhan kalsium harian Anda.
  11. Brokoli
    Brokoli mengandung kalsium dan vitamin K dalam jumlah yang cukup tinggi, sehigga baik untuk kesehatan tulang Anda serta mencegah osteoporosis.
Nah, masukkanlah 11 makanan sehat ini ke dalam pola makan Anda untuk menjaga kesehatan tulang dan membuatnya semakin kuat. Selain itu, setiap jenis makanan tersebut juga memiliki nutrisi lain yang tak kalah hebat manfaatnya bagi kesehatan Anda.(sumber:duniafitnes)

Fungsi Vitamin D

Vitamin D sangat penting bagi kesehatan tulang karena berperan dalam penyerapan kalsium di lambung dan saluran pencernaan. Tanpa vitamin D yang cukup, tubuh kita tidak akan mampu menyerap kalsium dengan baik sehingga memiliki tulang yang lemah. Vitamin D adalah pro-hormon yang digunakan tubuh kita untuk mengangkut kalsium dari pencernaan melalui darah menuju ke tulang, jantung, otak, paru-paru dan organ lain yang memerlukannya.

Sumber Vitamin D

Vitamin D adalah vitamin yang larut di lemak yang secara alami hanya tersedia pada sedikit sekali jenis makanan. Vitamin D2 (ergocalciferol) terdapat pada beberapa tumbuhan dan jamur. Beberapa jenis ikan yang berlemak, seperti ikan cod, tuna dan salmon, mengandung vitamin D2 karena mereka memakan alga yang mengolah vitamin D dengan bantuan sinar matahari.


Vitamin D3 (cholecalciferol) diproduksi tubuh ketika sinar ultraviolet mengenai kulit kita dan merangsang produksinya. Untuk mendapatkan vitamin D3 yang memadai, paparkan kulit Anda di sinar matahari selama 10-15 menit beberapa kali seminggu. Radiasi yang mengubah vitamin D di kulit memiliki panjang gelombang yang sama dengan yang menyebabkan kulit menghitam, karena itu penggunaan tabir surya akan menghambat produksi vitamin D. Seiring penuaan, efektivitas kulit dalam memproduksi vitamin D semakin berkurang.


Vitamin D yang berasal dari makanan, suplemen dan paparan sinar matahari bersifat inaktif secara biologis sehingga harus menjalani dua proses hidroksilasi di dalam tubuh untuk mengaktifkannya. Proses pertama terjadi di hati dan mengubah vitamin D menjadi 25-hidroksivitamin D [25(OH)D], juga dikenal sebagai
calcidiol. Calcidiol paling banyak tersedia di dalam tubuh dibandingkan bentuk vitamin D lainnya. Proses kedua terjadi terutama di ginjal dan membentuk zat aktif 1,25-dihidroksivitamin D [1,25(OH)2D], dikenal juga sebagai calcitriol. Inilah bentuk vitamin D yang membantu penyerapan kalsium.


Hati dan ginjal kita sangat berperan dalam pengubahan dari bentuk vitamin D yang inaktif menjadi aktif. Alasan utama mengapa alkohol memperburuk kondisi tulang adalah efek negatifnya terhadap hati. Beberapa penyakit ginjal juga menjadi pemicu terjadinya osteoporosis. Beberapa riset, misalnya, menunjukkan bahwa pasien yang menderita urolithiasis (proses pembentukan batu di ginjal, kandung kemih dan uretra) memiliki massa tulang yang lebih rendah dibandingkan rata-rata.

Mencegah Osteoporosis dengan Vitamin D

Osteoporosis dapat dicegah dengan asupan vitamin D harian sebesar 200-400 unit. Banyak multivitamin dan suplemen kalsium yang juga mengandung vitamin D. Rata-rata satu tablet multivitamin tersebut mengandung 400 IU vitamin D. Karena itu satu tablet multivitamin setiap hari sudah cukup memenuhi kebutuhan vitamin D Anda.


Perlu diketahui
bahwa dalam proses pengubahan calcidiol menjadi calcitrol, hormon paratiroid (PTH)-lah yang merangsang ginjal melakukan proses itu. Bila Anda memiliki terlalu banyak calcidiol di dalam tubuh, akan terlalu banyak hormon paratiroid yang dilepaskan. Karena hormon tersebut juga merangsang pembentukan osteoclast (sel-sel yang melarutkan tulang), terlalu banyak PTH akan menyebabkan pengeroposan tulang. Karena itu, terlalu banyak vitamin D juga tidak baik bagi tulang Anda.(sumber:majalahkesehatan)





0 comments:

Post a Comment