Tuesday, February 12, 2013

Gejala Kerusakan Hati Akibat Konsumsi Alkohol




Sebagai kelenjar terbesar dan organ terbesar kedua, hati merupakan salah satu bagian tubuh yang paling menderita akibat penyalahgunaan alkohol.
Minum terlalu banyak alkohol menyebabkan berbagai kerusakan hati yang tidak dapat diperbaiki. Peradangan awal pada hati akibat alkohol umumnya tidak menunjukkan tanda-tanda yang jelas. Hati sebenarnya memiliki kemampuan memperbaiki diri sendiri ketika terjadi kerusakan. Namun, zat beracun tertentu seperti alkohol menyebabkan kerusakan permanen setelah paparan dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu yang lama.
Gejala Penyakit Hati karena Alkohol
Penyalahgunaan alkohol berpotensi memicu tiga penyakit hati yaitu ‘fatty liver’, hepatitis, dan sirosis hati.
Beberapa gejala yang menandakan penyakit hati akibat konsumsi alkohol antara lain:
1. Penurunan nafsu makan
Penurunan nafsu makan bisa menjadi gejala terjadinya kerusakan hati. Kehilangan nafsu makan menunjukkan adanya masalah pada sistem pencernaan.
2. Tubuh cepat lelah
Cepat lelah, lesu, dan merasa lemah merupakan salah satu pertanda terjadi masalah pada hati.
3. Sering mual dan diare
Diare yang disertai rasa mual dan ingin muntah di pagi hari merupakan tanda lain terjadinya masalah pada hati.
4. Rasa sakit pada hati
Rasa sakit dan nyeri pada hati merupakan pertanda tejadinya masalah.
Hati terletak di bagian kanan atas perut. Untuk memeriksa kondisi hati, letakkan tangan kanan di atas sisi kanan bawah tulang rusuk.
Tekan dengan lembut telapak tangan ke area tersebut, jika terasa sakit, hal ini bisa menjadi petunjuk terjadinya kerusakan hati.
5. Sakit di daerah perut
Tidak hanya di daerah hati, sakit pada bagian perut juga bisa mengindikasikan terjadinya kerusakan hati.
6. Kulit berwarna kuning
Kulit dan mata yang berwarna kuning bisa menjadi pertanda terjadinya kerusakan hati.
7. Sesekali muntah darah (hematemesis)
8. Perubahan warna tinja
Perubahan warna tinja (lebih gelap) menunjukkan detoksifikasi limbah tidak berfungsi semestinya.
Intervensi medis amat diperlukan untuk mengurangi kerusakan hati lebih lanjut.
Selain itu, konsumsi alkohol harus dihentikan sepenuhnya. Dokter akan melakukan tes darah, USG, dan tes biopsi hati untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang telah terjadi.
Sebelum timbul gejala gagal hati akut, hindari minum alkohol berlebih untuk menjaga kesehatan hati dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.(source:bumbata.co)




0 comments:

Post a Comment